Mengungkap Sisi Gelap Nelayan dalam “Dari Rahim Ombak”

Halo Sahabat baper wafer atau penikmat tulisan baper.Ditulisan kali ini saya tidak akan mempost lanjutan dari cerita dari "Laut" Sebelumnya yang mungkin membosankan.Disini saya akan membagikan sedikit tentang novel yang pernah saya baca. ditulisan kali ini saya akan sedikit memberikan informasi tentang Novel ini langsung saja.



Mengungkap Sisi Gelap Nelayan dalam “Dari Rahim Ombak”





A.    Identitas buku.

-          Judul: Dari Rahim Ombak

-          Pengarang: Tison Sahabuddin Bungin

-          Halaman: 374

-          Penerbit:CV. Erzatama Karya Abadi

-          Alamat Penerbit: Grand Kahuripan Cluster Patuha V Blok EG No. 16 Klapanunggal Bogor.

-          Genre: non fiksi,Romansa.

-          Editor: Ermina Zahra

-          Kategori: Remaja

-          Desain Sampul & Isi: Maliq

-          Cetakan yang ke II

-          ISBN: 978-602-6976-02-4

B.    Sinopis

Di pulau yang sangat indah telah hidup keluarga yang mempunyai 3 anak,mereka hidup dipulau yang sangat bersahabat dengan laut.anak – anak disana sangatlah bahagia.begitupun dengan para nelayan disana yang sangat menjaga laut dengan baik.tetapi dimana ada kebaikan pasti ada kejahatan disana.di pulau itu juga ada profesi yang sangat paling dibenci laut yaitu sang pengebom.

Katir anak pertama dari keluarga 3 anak itu sangat mencintai laut dan sedari kecil ia diajarkan oleh ayahnya agar membenci para pengebom.tetapi laut merenggut kebahagiaan sang Katir, ia  kehilangan ayah dan adiknya karena tenggelam dilautan,ibunya juga meninggal setelah ayahnya tenggelam dilautan tinggal Katir dengan adiknya.

Katir yang sangat cinta dengan laut ia menanam karang yang rusak karena para pengebom.walaupun ia dilukai berkali – kali oleh sang pengebom tetapi Katir tetap berusaha menanam karang.Hingga ia dititik dimana harus pergi meninggalkan desannya untuk berkelana agar mendapatkan uang dan meneruskan kiatnya tersebut.

Didalam perjalanannya untuk mendapatkan uang ia sangat diguncang sangat habis – habisan karena kabar yang ia terima dari kampung halamannya.setelah ia pulang dari perjalanan yang sangat Panjang ia dilibatkan lagi dengan permasalahan cintanya dengan seorang wanita dari sang bos pengebom.

Ia lebih memilih cintanya ketimbang ambisinya yang dahulu.ia menjadi pengebom yang sukses ditengah adiknya kesusahan karena penyakit. namun itu semua tidak bertahan lama karena kesalahannya sendiri.dan hidupnya menderita dan para anak – anaknya dihidup oleh sang adik.

             

C.    Unsur Intrinsik

Tema:             -Bahaya pengeboman di laut(TELUK ANJUL yang kehabisan           ikan…) (Halaman 310)

Tempat:         -Pulau Bungin(Usai Bongkar di dermaga.kapal segera…) (Halaman 3)

                        -Diatas perahu(Didudukinya Penyambung cadik…) (Halaman 12)

                        -Tepian karang(“Pelan – pelan, satuu duaa tigaa…) (Halaman 16)

Waktu:           -Pagi hari(Pagi itu kabar tentang badai…) (Halaman 17)

                        -Sore hari(Matahari hampir terbenam…) (Halaman 36)

Suasana:       -Panik(Tetangganya berlarian naik ke rumah…) (Halaman 10)

                        -Sedih(Anjul yang tidak berdaya…) (Halaman 39)

                        -Tegang(“Apa salah karang ini, tidakkah…) (Halaman 54)

Majas:            -Simile(Diam bagai batu karang yang merelakan ombak datang menghempas.) (Halaman 10)

                        -Personifikasi(Suara Bom ikan meledak bersahutan) (Halaman 21)

                        -Repetisi(Tiada badai putih, tiada tornado hitam namun salah satu warga tidak pulang) (Halaman 34).

Penokohan:   -Katir

i.Tidak berpegang teguh dengan ambisi(“saya bersedia”) (Halaman 169).

ii.Pekerja Keras(BERSOSIALISASI DENGAN seluruh…)

(Halaman 51).

iii.keras kepala(“Tinggalkan Saya sendiri di sini,”) (Halaman 37)

-Anjul

i. berpegang teguh dengan ambisinya (“Cukup! Jangan sentuh…) (Halaman 203).

ii.Baik kepada keluarga(aku tahu kau begitu menyayangiku.) (Halaman 250).

iii.Pekerja Keras(Tengah hari Anjul Berjibaku…) (Halaman 201).

-Dampa(Jurmini)

i.pekerja Keras(Sungguh merupakan kehormatan…) (Halaman 89)

ii.Baik(Seperti nama itu pernah saya dengar) (Halaman 221)

iii.Tegas(AKU BUKAN sekedar tak suka,…) (Halaman 365).

-Ulan

            i. Setia(Hanya karena di dalam…) (Halaman 159)

            ii.Sabar(Hanya karena di dalam…) (Halaman 159)

            iii.Baik(“Jujur! Saya tidak ingin…) (Halaman 60)

Alur:               -Maju(Malam itu mendung…) (Halaman 7)

Amanat:        -kita harus menjaga alam agar tidak rusak dan tidak merugikan hari esok

                        -kita harus mempunyai tekad yang kuat agar tidak tergoda oleh apapun.

                        -jangan pernah mencampuri tekad dengan perasaan

Sudut             :Orang ketiga(Malam itu mendung…) (Halaman 7)

D.    Tahapan Alur

A.Pengenalan cerita

            Apakah kalian tahu tentang pengebom ikan? Iya benar para pengebom ikan adalh suatu perkerjaan yang haram.kenapa ? karena disamping kita mengebom ikan segaligus kita merusak alam yang dimana tempat tinggalnya ikan dan hidupnya karang yang indah.

Katir adalah seorang pemuda,anak pertama dari nelayan penjaring di Pulau Bungin.ia berjuang berdua dengan adiknya anjul.mereka hidup sebatang kara karena ayah dan adiknya dampa telah meninggal karena kejadian dilaut,sedangkan ibunya telah meninggal Bersama kandungannya karena suatu penyakit yang dideritanya.



B.pengungkapan periswita

            Katir dan Anjul berusaha menghidupkan kembali karang yang telah dirusak oleh para pengebom.Tetapi perjuangan mereka dihalangi sang pengebom tersebut. Setiap kali Katir menanam karang dilaut pasti esoknya hancur berkeping – keping oleh pengebom.

            Tetapi mereka berdua tidak menyerah begitu saja.pernah suatu ketika Katir ingin memperingati sang pengebom tetapi malah tubuhnya yang menjadi korban.tubuhnya penuh luka darah.

            Karena tau akan keadaannya Katir memutuskan untuk pergi berlayar. Bersama kapal yang lain untuk mencari uang agar bisa melanjutkan cita – citanya tersebut.

C.menuju konfilk

Tak lama Katir berlayar dikapal,ia sudah mendapatkan surat dari adiknya.surat yang berisikan isi hati dan apa yang dirasakan oleh adiknya tersebut.dan ia mendapatkan surat juga dari sang pujaan hatinya yaitu anak dari nelayan pengebom yang akan dijodohkan.

Ditengah perjalanan ia bertemu dengan wanita yang masih berumur 14 tahun dan si katir merasa bahwa anak peremupuan itu ialah adiknya yang hilang.sekitar 7bulan ia telah berlayar Bersama kapal dan akhirnya dia kembali

D.puncak konflik

            Katir yang telah pulang ke kampungnya disambut oleh adiknya anjul dirumah.dia melihat tubuh anjul yang penuh luka rasanya ia ingin menangis karena anjul sampai begini dibuat oleh sang pengebom.

            Ketika katir ingin pergi menemu sang pengebom itu ia bertemu dengan anaknya yang ia cintai juga.sebelum ia kerumah ia berbicara terlebih dahulu dengan anak perempuan sang pengebom.ia bingung karena harus memilih antara anak perempuan atau karang.

            Sesampainya dirumah ia berpikir Panjang karena syarat yang diajukan oleh ayah perempuan yang dicintainya haruslah dia ikut mengebom.dan akhirnya ia memutuskan agar menjadi pengebom dan melupakan impiannya dahulu.

E.anti klimaks.

            Setelah lama 3 bulan ia sukes menjadi pengebom dia sangatlah dipandang oleh orang – orang dikampungnya.ia lebih dikenal dengan komandan kapal muda diantara wanita dan pria ialah yang paling terkenal.

            Ia sudah memimpin berbagai armada kapal sang pengebom yang ia komandani.sedangkan adiknya anjul terluka parah akibat bom dari anak buah sang kaka.katir tidak memperdulikan si anjul karena ia tidak mau menuruti apa perintahnya.

            Lalu si anjul bertemu dengan jurmini si anak perempuan sukses yang jatuh cinta kepada anjul namun anak perempuan itu tidak bisa jatuh cinta kepada anjul,karena hubungan darah yang telah lama hilang telah kembali.

            Jurmini adalah adik dari anjul dan katir yang hilang Bersama ayahnya dan ia bernama Dampa dahulunya.ia bertemu dengan anjul karena si jurmini mendengar seorang pemuda terluka karena ingin melindungi karang.      

F.Klimaks.

            Tak lama dari kesuksesan sang komandan muda.sekarang ia dihadapkan dengan masalah sulit karena ikan – ikan telah mulai habis dan tanpa tersisa sedikitpun.para pengebom itu sangatlah panik dan tidak tau harus kemana mencarinya.

            Masalah demi masalah berdatang untuk sang pengebom apalagi untuk sang komandan muda ia terkena sial karena kakinya itu terkena ledakang bomnya sendiri sewaktu ia ingin melempar bom.dan itu membuat jatuhnya sang pengebom.

            Pengebom yang masih dalam masalah inipun terkena masalah oleh pihak berwenang juga dan oknum – oknum yang dulu diajak kerja sama satu persatu dipecat karena melakukan tindakan illegal.

            Sekarang hidup sang kaka sangatlah menderita karena ia ditolak mentah – mentah oleh kedua adiknnya yang sangat membenci pekerjaan kakaknya.karena merasa tidak tega dengan kakanya mereka berdua lebih memilih merawat anak – anak buah perkawinan sang kakak.

Komentar

Postingan Populer