Laut (Part I)

LAUT

 Apakah kalian tahu Laut ?? ya benar Laut, adalah suatu tempat yang sangat sulit untuk ditaklukan dan susah untuk ditebak,terkadang ia memberi kesejukan terkadang juga mendatangkan badai,dan itu sangat tidak beraturan datangnya,ia selalu bisa berubah rubah tidak kenal waktu, begitulah menurut pandangan Seorang Rian.

Pagi hari yang cerah terdengar suara handphone yang berbunyi yang berasal dari handphone milik Rian,ternyata yang membuat handphone Rian berbunyi SMS dari Lia,setelah membaca pesan dari Lia Rian langsung bergegas menuju sekolah, seperti biasa ia naik angkutan umum dan mencari yang ramai agar tidak membayar.

Suara yang ditunggu - tunggu Rian akhirnya berbunyi,"ian kantin yuk","males ah","ah gua bayarin mau gak ??".akhirnya Rian menerima ajakan dari yonathan,setelah selesai istirahat tiba - tiba langkah mereka berdua terhenti karena melihat sesuatau yang mengejutkan. mereka melihat orang beramai - ramai berkumpul dilapangan basket, ternyata ada seorang lelaki yang ingin menembak seorang wanita.

Seusai sekolah berakhir seperti biasa Rian dan Yonathan pergi menuju tempat tongkrongan mereka yaitu Rumah Sinabang. Rumah Sinabang kerap dipakai untuk  tempat nongkrong mereka berdua karena Sinabang yang hidup sendiri dirumahnya, orang tua Sinabang berada disumatera Rumah Sinabang tidak terlalu besar, tetapi kelihatan sangat luas karena hanya Sinabang yang tinggal disana.

Sesampainya dirumah Sinabang,"Bro lu tadi knapa gk berngkat ??,padahal ada kejadian besar tadi, ya gk Yonathan","iya bro",ucap mereka kepada Sinabang yang sedang membersihkan peralatan videography yang ia miliki,"males gua sekolah",ucap Sinabang sambil berdiri dan mengingatkan mereka berdua untuk patungan membayar listrik dan biaya internet dirumah ini karena mereka menitipkan 2 PC mereka dirumah Sinabang.

"Emang tadi ada kejadian apa ??",tanya Sinabang kepada mereka berdua yang sedang menyalakan PC,lalu yonathan menceritakan apa yang terjadi disekolah tadi bagaimana seorang wanita yang bernama Diana ditembak oleh tempat sekelas Sinabang bernama Agus,"Hei Yonathan Tahan aku tahan aku","kenapa ??","aku mau bunuh diri","bunuh diri tinggal bunuh diri aja sih".seketika itu juga Sinabang langsung menyalakan PC yang ketiganya untuk bergabung ke dalam game yang mereka berdua mainkan.

***

Hari sabtu adalah hari yang menyenangkan bagi semua orang karena mereka bebas melakukan apapun dihari itu dari 1 harian bersama pacar,1 harian mengerjakan tugas ataupun 1 harian bermain game.Seperti biasa Rian dan yonathan selalu bermain game dirumah Sinabang dan berencana akan bermalam disana dengan alasan mengerjakan tugas praktek mapel seni budaya kepada orang tua mereka.

Malam ini mereka bertiga bermain game yang bergenre simulasi online,mereka bertiga sudah berniat bermain game simulasi karena ingin merasakan bagaimana rasanya bermain game simulasi yang dimana kita bisa menikah di game tersebut dan memiliki anak.di awal mereka sangat bingung karena sangat tidak tahu menahu dengan game simulasi karena ini pengalaman pertama mereka.

Setelah beberapa jam mereka baru bisa memainkan game simulasi karena mereka gagal terus saat misi memasak,tetapi itu berkat tiga perempuan yang tidak sengaja bertemu mereka didalam game untuk membantu.tetapi tanpa disengaja mereka semakin tenggelam dalam game simulasi yang mereka mainkan.

"hallo cantik terimakasih ya atas bantuan"ketik Yonathan kepada salah satu wanita yang menggunakan nama Syachacha didalam game."menurut loe gimana modus gua ??? cakep gak ?"tanya Yonathan kepada kedua temannya.suasana didalam rumah menjadi terang walaupun lampu tidak dinyalakan mungkin sejak ketiga wanita itu membantu para lelaki yang tidak tahu bermain game simulasi.

***

Seperti biasa di pagi hari Sinabang selalu terbangun ditempat yang berbeda sebelum tidur,setelah selesai mandi seperti biasa ia menunggu angkot yang ramai penumpangnya karena ia bisa tidak bayar untuk menaiki angkot tersebut sampai sekolah,tapi itu sudah jadi hukum didunia per-angkotan penumpang yang tidak duduk tidak bayar.

Sinabang kaget setelah sesampainya disekolah karena ia melihat panggung yang amat besar di lapangan upacara,lalu ia bertanya kepada temanya "Ada acara apa nih ?? kok ada panggung besar??",lalu temanya menjelaskan bahwa ada acara anak kuliah yang memakai lapangan sekolah tersebut.

Setelah pulang sekolah Sinabang iseng - iseng melihat panggung yang besar tersebut,Setelah melihat panggung tersebut dan membaca tulisan dibanner yang sudah terpasang di atas panggung,setelah puas melihat panggung Sinabang tidaklah langsung pulang melainkan ia mampir ke salah satu mall didekat sekolahnya bukan  karena ingin berbelanja tetapi teman - teman yang ada disekolahnya biasa nongkrong di mall itu setelah pulang sekolah.

Ketika ditengah jalan menuju mall Sinabang melihat wanita cantik  dengan rambut yang bergelombang dan terurai,ketika itu juga Sinabang memberanikan dirinya untuk berkenalan kepada sang wanita yang sedang duduk didepan warung yang tutup."hai lagi nunggu angkot untuk pulang ya?" "iya nih,tapi kok lama amat ya",ketika Sinabang ingin menanyakan namanya,sang wanita terlebih dahulu naik angkot tanpa permisi,seketika itu juga Sinabang melanjutkan perjalanan menuju mall.

Sesampainya dimall Sinabang melihat kawan - kawanya sudah berkumpul disebuah foodcourt yang sudah ramai dikunjungi oleh anak - anak sekolah,Sinabang lalu menanyakan kepada kedua kawannya itu,"eh kalian tau gak acara apa yang mau diselenggarakan oleh anak kuliah dilapangan sekolah kita?",lalu Rian menjelaskan kalo acara yang akan diselenggarakan ialah Pentas Seni.

Komentar

Postingan Populer